Gravitasi

Setiap apa yang di lakukan oleh tubuh kita di bumi ini tidak lepas dari melawan gravitasi. apakah berjalan, berlari, berdiri dari duduk, dan menggerakkan anggota badan kita. lalu pernahkan anda mencoba melawan gaya gravitasi? tentu saja sering.. contoh sederhana adalah olah raga push up, sit up, dll. kenapa olah raga tsb begitu berat untuk dilakukan? tentu saja karena kita melawan gravitasi. dampak lain dari olah raga seperti itu adalah pertumbuhan otot dan tulang kita akan semakin bertambah. hal unik lainnya adalah, ketika saat tidur atau berbaring, luas permukaan tubuh yang akan melawan gravitasi lebih besar ketimbang sedang duduk, itulah kenapa kita kalau bagun tidur di pagi hari susah dan berat sekali untuk berdiri.

Tidak hanya manuasia yang merasakan dampak gravitasi, tapi semua yang ada dalam jangkauan gravitasi tersebut, apakah hewan, tumbuhan, dan benda lainnya. contoh sederhana adalah hewan kucing, cobalah anda praktekkan menjatuhkan kucing dengan posisi menelentang, maka ketika ia akan jatuh, ia akan membalikkan badannya dan jatuh dalam keadaan berdiri, itu artinya gaya gravitasi bekerja padanya.

Pernahkah anda melihat pesawat luar angkasa yang akan terbang meninggalkan bumi? ketika terbang ekornya mengeluarkan asap dan api yang sangat besar. kita mungkin berfikir bagaiman mungkin cara membuat pesawat seperti itu?. secara fisika itu terlihat sederhana, ibarat anda meniup balon, setelah balon terisi udara yang cukup banyak, cobalah anda lepaskan, maka balon akan terbang kemana saja, karena memang tidak ada yang menyetirnya. prinsip pesawat ruang angkasa mirip seperti itu. ketika bahan bakar habis, maka tabungnya akan dibuang, karena bobotnya yang berat dapat mempengaruhi kecepatan pesawat terbang. pertanyaannya sekarang adalah bagaimana cara membuat bahan bakar tersebut tidak habis-habis?

Kalau kita melihat kecepatan pesawat luar angkasa sekarang mungkin tidak secepat pesawat luar angkasa yang ada di film star trek, dimana kecepatannya bisa mencapat jutaan tahun cahaya perjam. bagaimana ini bisa terjadi? di film tersebut ada di katakan tentang energi “ non materi”. ketika energi non materi dengan energi materi bertemu, maka terbentuk ledakan yang berkecepatan tak hingga, energi inilah yang di anggap akan mampu mendukung teknologi tersebut. tidak hanya itu, efisiensi energi hal terpenting agar kita bisa menempuh perjalanan ratusan tahun diluar angkasa. efisiensi tersebut ibarat penggunaan satu sendok teh uranium yang bisa menenggelamkan pulau jawa.

Berada di luar angkasa

Dunia yang semakin sempit dan rusak, memotivasi para astronom untuk melakukan pejelajahan ruang angkasa dalam rangka pencarian Bumi ke-2. mereka menyadari, semakin hari bumi ini semakin tua, dan bahkan para manusianya memperparah penuaan tersebut.

Perjalanan pencarian bumi ke-2 adalah perjalanan yang mungkin butuh waktu ratusan bahkan ribuan tahun. akan ada beberapa generasi di dalam pesawat ruang angkasa tersebut.. pertanyaannya akankah ada orang yang sanggup bertahan perpuluh-puluh tahun bahkan ratusan tahun dalam sebuah kabin yang sempit itu? bisa dibanyangkan betapa tersiksanya psikologis para astronom itu didalam pesawat antariksa. stress dan konflik merupakan ancaman yang serius yang mungkin akan terjadi pada para astronom… lalu bagaimana cara menyelesaikan masalah ini? salah satunya adalah merekrut pasangan muda yang romantis sebagai astronom. tentu saja ini masuk akal. lalu muncul pertanyaan lainnya, bagaimana kondisi janin dalam kandungan pada gravitasi=0 ? hal ini akan menjadi masalah besar tentunya. pertumbuhan janin di bumi sangat dipengaruhi oleh gaya gravitasi. ada dua kemungkinan janin yang tumbuh dalam gravitasi=0, pertama bayi yang lahir tidak normal/cacat, kedua bayi yang lahir normal diluar angkasa, akan tetapi tidak akan sanggup hidup dengan normal di dunia yang memiliki gravitasi. (teori ini saya temukan ketika menonton film man of steel).

Ketika anda melakukan olah raga push up, anda akan sangat kesulitan sekali, dan kegiatan itu akan memicu otot-otot dan tulang anda tumbuh kuat, hal ini akan berkebalikan ketika anda berada dalam gravitasi=0, anda akan sangat mudah melakukan push up, bahkan hanya menggunakan satu jari kelingking anda mampu menggangkat badan anda. tapi sayangnya otot-otot bukan tumbuh, malah menyusut. tekanan gravitasi=0 membuat penyusutan yang sangat signifikan pada otot dan tulang anda. gravitasi=0 membuat tulang anda keropos hari demi hari. itulah kenapa para beberapa awak luar angkasa NASA ketika kembali ke bumi sebagiannya lumpuh dan tidak bisa berjalan. kaki mereka tidak sanggup lagi menanggung beban gravitasi terhadap tubuhnya.

lalu bagaimana cara mengatasi masalah ini? tentu saja saya tahu caranya. (congkak mode on)… cara satu-satunya adalah dengan membawa gaya gravitasi itu ke luar angkasa. bagaimana caranya? kenapa anda begitu susah memikirkannya??? hal pertama yang perlu dipikirkan adalah kenapa bumi bisa menghasilkan gaya gravitasi? fisika sekolah menengah pertama sudah mengajarkan hal ini. yaitu tentang “gaya sentrifugal”, ya, gravitasi adalah hasil dari gaya sentrifugal. kita lihat bumi adalah benda yang bergerak memutar, ia memiliki poros, dan ia bergerak mengelilingi porosnya, dari sanalah gravitasi muncul.

kita harus memasang instalasi seperti mainan ayunan anak-anak di atas pesawat ruang angkasa, dimana installasi tersebut memiliki poros pusat, dan pergerakannya adalah dengan cara mengelilingi poros pusatnya. dengan cara memutar ayunan, maka poros pusat akan memiliki gaya gravitasi, mereka yang menaiki ayunan tersebut akan mendapat pengaruh gaya gravitasi, meskipun kecil, tapi hal ini sangat membantu. 1 jam sehari mungkin cukup memmaparkan tubuh terhadap gravitasi.

kita kembali ke perjalanan yang membutuhkan waktu ribuan tahun tadi, jika rasanya tidak mungkin melakukan regenerasi didalam kabin yang sempit, tentu anda akan bertanya, bagimana caranya agar tetap bisa hidup beratus-ratus tahun? tentu saja saya tahu caranya..(songong mode on).. didalam tubuh manusia ada suatu gen yang mengatur penuaan manusia. saya cukup berbicara sampai disini tentang gen penuaan, ini tentu akan banyak bertentangan. mari kita pelajari cara hewan seperti katak atau ular melakukan dorman/hibernasi. saat melakukan hibernasi metabolisme tubuhnya tidak aktive, dia seolah-olah mati suri, hibernasi ini sangat membantu dalam memperlambat proses penuaan. dengan cara hibernasi ini umur hewan tersebut bisa 6x lebih lama dari yang seharusnya. manusia juga memiliki gen yang mengatur hibernasi ini. tugas kita adalah menemukan dan mengaktifkannya, lalu dengan cara itu manusia bisa hidup 500–600 tahun lamanya. Alquran sebenarnya sejak lama memberi pertanda lewat pemuda kahfi yang tertidur selama 200 tahun, kejadian ini sangat erat kaitannya dengan aktivasi gen hibernasi tersebut, Kekuatan Allah yang meliputi langit dan bumi dan seisinya. ya sampai sekarang manusia belum menemukannya.

anda mungkin sudah menonton film gravity? yang sekarang ini lagi populernya di putar di bioskop-bioskop. ya, saya juga belum menontonnya, tapi seseorang sudah menceritakan film tersebut kepada saya. ceritanya adalah seorang wanita astronot yang sedang memperbaiki kerusakan pesawat di bagian luar. dia mengenakaan pakaian astronotnya, tiba-tiba badai radiasi datang..dan bla..bla. tahukan anda jika anda memakai baju astronot tersebut di bumi, itu sama dengan anda sedang mengendong seseorang yang meiliki berat badan 160 Kg. begitu beratnya. dan jika anda sempat bertanya kepada seorang cewek astronot yang ada di film gravity tsb, ketika dia sedang memperbaiki peralatan diluarangkasa di ruang hampa udara dengan menggunakan baju astronot, gambarannya ibarat “seorang dokter yang lagi melakukan operasi otak dengan menggunakan sarung tangan jet sky yang sangat besar dan tebal”, ohh betapa sulitnya.

Belum lagi badai radiasi yang dihasilkan oleh bintang matahari kita. bumi memiliki medan magnetic yang dapat melindungi manusia dari semburan radiasi ini, tetapi ketika anda sedang berada di luar angkasa dan di ruang hampa udara, anda tidak bisa menghindari hal itu. anda akan mati dalam hitungan 9–10 jam setelah terkena radiasi matahari. radiasi matahari sangat mudah di identifikasi oleh para astronom, dan mereka tahun kapan radiasi itu akan datang. hal ini akan sangat berbeda dengan radiasi kosmik, yaitu radiasi yang dihasilkan oleh kehancuran bintang-bintang lainnya di jagat raya. radiasi ini tidak terlihat oleh teknologi yang ada sekarang ini. radiasi ini bagaikan jutaan peluru yang siap akan menembus dna-dna manusia yang dihantamnya.

lalu bagaimana cara mengatasi masalah ini? tentu saja saya tahu caranya… bagaimana cara membuat baju astronot sekecil dan seringan baju renang, yang tahan terhadap serangan badai radiasi. serat karbon adalah salah satu solusinya, tetapi ini tidak menjamin, karena manusia tidak tahu seberapa kuat radiasi kosmik bisa menembus apapun yang dilaluinya. karena hampir seluruh materi dapat ditembusnya. kecuali medan magnetic bumi. anda tentu akan kehabisan pikir jika membawa medan magnetic bumi kedalam baju astronot anda. salah satu cara yang mungkin adalah mutasi DNA. Kecoak adalah satu-satunya hewan yang tahan terhadap radiasi. tentu saja saya tidak meminta anda menjadi manusia setengah kecoak. tetapi bagimana kelebihan-kelebihan yang ada pada hewan tersebut dapat dikembangkan ke dalam tubuh manusia.

tidak semua cerita di atas dapat dianggap sebagai fiksi ilmiah, mutasi gen adalah sesuatu hal yang sedang terjadi pada berbagai hewan di seluruh dunia. lalu kita kembali kepada perjalanan untuk menemukan Bumi ke-2 tadi, setelah kita melakukan semua usaha tersebut di atas, akhirnya kita sampai di bumi-ke-2, tetapi bumi ke dua ternyata tidak seperti yang di harapkan.

Lalu apa inti dari semua cerita di atas?

Ada mungkin sudah menonton film star trek, gravity, spiderman, ellysium, man ef steel dan kawan-kawannya. dan kita sudah tahu kemana arah pemikiran mereka.

 

Erik zulnaidi – finalis olimpiade astronomi

Tentang Erik Zulnaidi

Learner, Traveler, and Science
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Satu Balasan ke Gravitasi

  1. :) berkata:

    bahasannya unik🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s